Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

Friday, April 22, 2011

Moyangnya dari hewan-hewan yang kita kenal sekarang.

Hewan-hewan berikut ini sudah lama punah, tapi keberadaan mereka tak bisa dilupakan karena mereka bisa dibilang nenek moyang atau cikal bakal hewan-hewan yang kita kenal di jaman sekarang.



1. Jaekelopterus rhenaniae (Kalajengking laut)

Moyangnya Kalajengking ini fossilnya ditemukan di PrĂ¼m, Jerman; dan merupakan serangga paling besar yang pernah hidup di planet ini. Dengan ukuran lebih besar dari buaya modern, panjang tubuhnya mencapai 8.2 feet (2.5 meter) dan panjang tangannya/sapit sampai 18 inch (46 cm), kalajengking yang hidup dilaut ini bisa menjadi "top predator" bila hidup dimasa kini.
Hidup sekitar 390 juta tahun yg lalu, habitatnya disekitar pantai berair hangat atau di delta sungai. Selain memangsa ikan diperkirakan juga memangsa antar sesamanya atau kanibal, menurut para ahli.









2. Josephoartigasia monesi (Tikus/Pengerat)

"Tikus" purba sebesar sapi ini adalah hewan pengerat terbesar yg pernah hidup di bumi, fosilnya ditemukan disekitar pantai selatan Uruguay (Amerika Selatan). Mamalia ini hidup di hutan hujan tanah rendah antara 2 juta sampai 4 juta tahun lampau. Tengkorak kepalanya dua kali lebih besar dari Capibara, hewan pengerat terbesar yg masih hidup di Amerika Selatan; dan mungkin menggunakan giginya yg besar untuk melawan harimau gigi pedang (saber-toot cat) dan memakan daging burung.
Panjang tubuhnya dari kepala ke ekor mencapai 3 meter (10 ft), tingginya 1.5 m (5 ft), beratnya sampai 1000 kg (1 Ton !!), panjang tengkorak kepala 53 cm, dan gigi depan hingga 30 cm.

Perbandingan dgn tikus jaman sekarang













3. Megaloceros giganteus (Rusa)

Rusa raksasa ini hidup di jaman es (Ice Age) sekitar 7.700 sampai 10.500 yang lalu, fosilnya banyak ditemukan di daerah Irlandia, sebagian wilayah Eropa hingga Asia tengah. Tingginya bisa mencapai 2.5 meter dan tanduk rusa jantan tumbuh luar biasa besarnya mencapai lebar 4 meter. Berat tubuhnya antara 400 - 500 kg. Hewan ini punah bersamaan dengan berakhirnya jaman es.



Kerangka utuh hingga tanduknya





Rahangnya





4. Procoptodon goliah (Kanguru)

Hidup antara 1.600.000 sampai 40.000 tahun yg lalu dan ukurannya 2 kali ukuran kanguru sekarang. Tingginya 2 - 3 meter dan beratnya mencapai 200 kg. Dengan ukurannya kanguru purba ini yang terbesar yg pernah ada juga yg teraneh !? Wajahnya yang aneh membuat ia dijuluki Short-faced Kangaroo (Kanguru berwajah pesek). Fosilnya banyak ditemukan di selatan Australia





5. Icadyptes salasi (Penguin)

Penguin seukuran manusia ini hidup sekitar 35 juta tahun lampau di Amerika selatan, dan mereka tidak memerlukan es untuk bertahan hidup !! Diperkirakan mereka bermigrasi ke daerah kathulistiwa yg lebih panas dan tiada es disekitar Peru masa kini. Fosilnya sendiri ditemukan di gurun Atacama, Peru.
Tingginya mencapai 1.5 meter (4.5 ft) dan panjang paruhnya mencapai 0.3 meter (1 ft).





Tengkorak dan paruhnya



Perbandingan dgn penguin modern dan manusia





6. Beelzebufo (Kodok)

"Raja" Kodok ini mungkin yang terbesar yang pernah ada. Disebut juga Devil frog atau "frog from hell" karena ukurannya. Fosilnya yang berusia 70 juta tahun ditemukan di Madagaskar. Tubuhnya sebesar bola voli, lebarnya mencapai 41 cm (16 inchi) dan beratnya sekitar 4.5 kg. Dengan rahangnya yang kuat mungkin kodok ini juga memangsa dinosaurus kecil.

Perbandingan Beelzebufo dgn kodok modern







7. Glyptodon (Trenggiling/Armadillo)

Hidup di jaman es sekitar 2 juta sampai 15.000 tahun yg lalu. Fosil mamalia seukuran mobil ini ditemukan di Argentina, Amerika selatan. Dgn kulit keras seperti baja dan "helm" di kepalanya, trenggiling purba ini lebih mirip kendaraan lapis baja yg hidup. Glyptodon dipercaya merupakan hewan herbivora yang makan rumput dan tanaman lainnya di dekat sungai.
Panjangnya hingga 3 meter (10 ft) dan tinggi 1.5 meter (5 ft).
Karena tubuhnya besar dan berat kemungkinan kecepatan bergeraknya hanya satu atau dua mil per jam







Glyptodon fosil

Glyptodon anatomi





8. Arthropleura (Kaki Seribu)

Hidup dijaman Carboniferous (340-280 juta tahun yg lalu), kaki seribu purba ini
tumbuh mencapai 2 sampai 3 meter (6 - 10 ft), merupakan makhluk darat tak bertulang belakang (invertebrata) terbesar yang pernah hidup. Habitatnya hutan hujan disebagian wilayah Amerika utara dan Skotlandia. Arthropleura diperkirakan hewan herbivora atau omnivora; mereka menggunakan sapitnya untuk memotong tumbuhan dan memangsa hewan kecil atau serangga, jadi bukan karnivora walaupun memiliki sapit yang sangat besar dan kuat.
Arthropleura akhirnya punah akibat perubahan cuaca ekstrim yang menghancurkan hutan hujan masa itu, akibatnya cuaca menjadi kering dan level oksigen di atmosfir menurun drastis. Tak ada satupun makhluk raksasa ini yg selamat ketika level oksigen menjadi begitu rendah.



Fosil yang sedang digali




Pebandingan Arthropleura dgn hewan purba lainnya

(a) Jaekelopterus rhenaniae (Kalajengking laut)
(b) trilobite Isotelus rex
(c) Meganeura monyi
(d) Arthropleura



9. Meganeura (Capung)

Meganeura monyi adalah capung presejarah yang hidup dijaman Carboniferous (300 juta tahun lampau), mirip dan berhubungan dengan capung masa sekarang tapi dengan ukuran yang berbeda. Dengan lebar sayap dari ujung ke ujung lebih dari 75 cm (2 ft), ini adalah spesies serangga terbang terbesar yang pernah hidup dimuka bumi. Meganeura adalah makhluk predator, memangsa amphibi kecil dan serangga lainnya. Fosilnya banyak ditemukan di Perancis dan Inggris.













10. Formicium giganteum (Semut)

Sejauh ini adalah spesies semut terbesar yg pernah dilaporkan, hidup didasar hutan hujan di daratan Eocene (benua purba) sekitar 44 - 49 juta tahun lampau. Semut pekerja tumbuh hingga sepanjang 3 cm, sedangkan semut ratu panjangnya mencapai 5.5 cm dan lebar sayapnya 13 cm. Mereka tidak memiliki sengat dan hanya mengandalkan semprotan cairan asam (acid) untuk pertahanan diri, dan hidup berkoloni seperti semut masa kini. Semut ini adalah karnivora yg kemungkinan memakan apa saja yg lewat didepan mereka, mirip dgn semut tentara sekarang.
Fosil Formicium giganteum ditemukan di Messel dan Eckfeld Maar, Jerman.








semoga bisa bermanfaat :)

Related Post



0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts

Tracker

free counters IP

Recent Comments

 

Profil

My Friends

Follow by Email

Silahkan Masukan Email Anda Untuk Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner